Selasa, 23 Agustus 2016

Jangan Berharap Dengan Istrimu

Jika kamu sudah menikah nanti, jangan berharap kamu punya istri yg sama persis dg maumu. Karena kamu pun jg tidak sama persis dg maunya.

Jgn pula berharap mempunyai istri yg punya karakter sama seperti dirimu. Karena suami istri adalah 2 org yg berbeda. Bukan utk disamakan tapi utk saling melengkapi.

“Wahai #istriku, engkau dulu seorang gadis yg leluasa beraktivitas, banyak hal yg bisa kau perbuat dg kemampuanmu. Aku yg menjadikanmu seorang istri. Menambahkn kewajiban yg tdk sedikit. Memberikanmu banyak batasan, mengaturmu dg banyak aturan.

Dan aku pula yg menjadikanmu seorang ibu. Menimpakan tanggung jawab yg tdk ringan. Mengambil hampir semua waktumu untuk aku dan anak²ku.

Wahai istriku, engkau yg dulu bisa melenggang kemanapun tanpa beban, aku yg memberikan beban di tanganmu, dipundakmu, untuk mengurus keperluanku, guna merawat anak²ku, juga memelihara rumahku.

Kau relakan waktu & tenagamu melayaniku & menyiapkan keperluanku. Kau ikhlaskan rahimmu utk mengandung anak²ku, kau tanggalkan segala atributmu utk menjadi pengasuh anak²ku, kau buang egomu utk menaatiku,kau campakkn perasaanmu utk mematuhiku.

Wahai istriku,di kala susah,kau setia mndampingiku. Ketika sulit, kau tegar di sampingku. Saat sedih, kau pelipur laraku. Dalam lesu, kau penyemangat jiwaku. Bila gundah,kau penyejuk hatiku. Kala bimbang, kau penguat tekadku. Jika lupa, kau yg mengingatkanku. Ketika salah, kau yg menasehatiku.

Wahai istriku, telah sekian lama engkau mendampingiku, kehadiranmu mmbuatku mnjadi sempurna sbg laki².
.
Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa pdamu? Dgn alasan apa aku perlu marah padamu?.

Andai kau punya kesalahan/kekurangan,semuanya itu tdk cukup bagiku utk membuatmu menitikkan airmata.

Akulah yg harus mmbimbingmu. Aku adalah imammu, jika kau melakukan kesalahan, akulah yg harus dpersalahkan krn tdk mampu mngarahkanmu.

Jika ada kekurangan pd dirimu, itu bukanlah hal yg perlu dijadikan masalah. Krn kau insan, bukan malaikat.

Maafkan aku istriku, kaupun akan kumaafkan jika punya kesalahan. Mari kita bersama² utk mmbawa bahtera rumah tangga ini hingga berlabuh di pantai nan indah, dg hamparan keridhoan Allah.